Postingan

Menampilkan postingan dengan label Opini

54% Warga RI Hidup dari Gaji ke Gaji: Salah Masyarakat Atau Sistem Ekonominya Yang Cacat?

Gambar
Data dari ADP di tahun 2025 baru saja menampar kita dengan kenyataan pahit: 54% orang Indonesia hidup dari gaji ke gaji. Begitu uang masuk di tanggal muda, langsung ludes untuk kewajiban, dan sisa bulan dilalui dengan napas kembang kempis. Situasi ini sesungguhnya menciptakan apa yang saya sebut sebagai kondisi “berdaya yang semu”. Kita merasa "aman" karena punya pekerjaan dan kartu pegawai, padahal angka itu adalah pertanda bahwa 54% masyarakat kita bergantung 100% pada belas kasih perusahaan. Dan mari jujur saja, perusahaan tentu lebih peduli pada profit dan shareholder daripada apakah dapur pegawainya masih ngebul atau tidak. Menariknya, fenomena ini bukan monopoli negara berkembang. Lihat saja tetangga kita, Singapura. Negara yang sering kita jadikan kiblat kemajuan dengan GDP selangit dan modal asing yang berebut masuk ini ternyata punya statistik yang lebih mengejutkan: 60% masyarakatnya hidup dari gaji ke gaji. Ini ironis. Jika model kapitalisme yang lebih “mapan” di ...

Musibah Sumatera: Antara Bencana Alam, Politik Defensif, dan Teguran Tuhan

Gambar
Ilustrasi Banjir Bandang (AI-Generated Image) Musibah melanda Sumatera: Sumatera Barat , Sumatera Utara , dan Aceh . Melihat video dan gambar yang beredar di Media Sosial sungguh mengerikan dan memprihatinkan. Saya pribadi belum pernah ke Sumatera Utara dan Aceh, tapi saya sudah beberapa kali ke Sumatera Barat lewat jalur darat dari Pekanbaru . Padang Panjang sudah pasti dilewati, dan selalu teringat betapa saya pribadi ingin sekali pindah ke sana. Pemandangan indah dan udaranya segar. Sungguh sedih melihat jalan tersebut kini paska banjir bandang yang melanda. Semoga saudara-saudara yang terdampak diberikan kekuatan oleh Allah untuk melalui hari-hari. Polemik di Tengah Duka Tidak hanya melihat video dan gambar yang menyedihkan. Peristiwa pilu juga menjadi polemik di media sosial. Dimana harusnya semua elemen di masyarakat bisa melihat berpadu dalam mengendalikan dan merespon situasi, pemberitaan yang beredar malah diramaikan dengan diskusi-diskusi soal perilaku para politikus dan ...